Suroloyo, Wiwite Tresno
Suroloyo, Wiwite Tresno By Ibun Rayya Gambar: Penulis ketika berkunjung di Suroloyo Weekend lalu Mutia mengikuti agenda Kakak pertamanya, berwisata ke puncak Suroloyo. Entah mendapatkan bisikan dari mana, gadis bertubuh mungil dengan kulit hitam manis itu mengiyakan ajakan pria bertubuh jangkung yang selalu usil padanya. Dengan persetujuan mama, mereka berangkat siang menuju sore untuk memburu sunset di sana. Tanpa bertanya apapun, Mutia bersiap mengekor ke manapun sang kakak beranjak. Dengan sepeda motor besar berwarna hitam, mereka meninggalkan rumah. Gadis yang selalu dipanggil Gendis oleh Malik itu hanya membawa diri dan beberapa camilan yang tersedia di kulkas rumah. Mengenakan celana jins hitam dan kaos kehitaman kebesaran. Dilengkapi jilbab pashmina instan yang senada. Hanya lima belas menit diperjalanan, mereka berhenti di sebuah depot pengisian bahan bakar. Bukan untuk mengisi bensin. Di sana ada lebih dari tujuh motor yang sudah terparkir rapi. Ternyata...